Senin, 26 Maret 2012

Game Chen Program Study onet

Posted On 21.05 by Ikhsanul Halikin 0 komentar

Game sederhana dan lumayan buat bikin stress.....


Cara maennya gampang kok..... cuma cari aja gambar yang sama......
link download: Disini
Pasword: ikhsan
Sebelum Mulai Uncheck submenu seperti gambar dibawah:







EagleCat: cubic-G (ekplorasi persamaan pangkat 3)

Posted On 07.03 by Ikhsanul Halikin 9 komentar

saya hanya mau share sebuah web yang mungkin berguna buat temen2 matematikawan. web ini adalah web untuk explorasi persamaan kubik. Namanya adalah EagleCat_cubicG. Berikut deskripsi webnya:

deskripsi EagleCat_cubicG
link web: http://www.learningplace.com.au/sc/online/math_10/EagleCat_cubicG.zip/index.html

Explore Grafik dari persamaan kubik dalam dua bentuk: bentuk umum, y = a(x – h)3, dan bentuk intercept, y = (x - r) (x - s) (x - t). Ubah persamaan dan amati bagaimana grafik tersebut  berubah. Lihatlah beberapa grafik acak dan lihat apakah Anda dapat menentukan persamaan kubik. Kemudian, cobalah melihat persamaan pertama untuk melihat apakah Anda dapat membuat sketsa grafik.

bagaimana cara penggunaannya???
  • Pada bagian Explore,  Anda dapat memilih satu dari dua bentuk persamaan kubik: bentuk umum atau bentuk intercept.
  • Pada bentuk umum, gunakan slider atau masukkan nilai untuk memperbesar dan mengeksplore persamaan kubik dasar, y = x3. Amati perubahan titik infleksi, bentuk dan posisi grafik sebagai perubahan persamaan.
  • Pada bentuk intercept, tarik intercept, gunakan slider atau masukkan nilai untuk mengubah grafik. Perhatikan perubahan bentuk, titik balik dan posisi grafik sebagai perubahan persamaan.
  • Buat salinan dari grafik untuk membantu Anda membandingkan perbedaan.
  • Dalam bagian Persamaan? , pelajari bentuk dari grafik kubik acak dan tentukan persamaannya. Periksa jawaban Anda.
  • Pergi ke Grafik? untuk melihat persamaan kubik acak dan gunakan slider untuk membuat sketsa grafiknya. periksa jawaban Anda.
  • Pilih Bantuan untuk rincian petunjuk tentang bagaimana menggunakan Kubik-G.
  • Pilih Ideas untuk petunjuk lebih lanjut untuk menjelajahi topik.

Kamis, 22 Maret 2012

yudisium angkatan pertama fmipa unej

Posted On 11.38 by Ikhsanul Halikin 3 komentar

Album yudisium angkatan pertama

Wisuda 17 Maret 2012

Ikhsanul Halikin

Bang Juhari

Pak Suryadi

Pak Said Ripin Bukaryo

Pak Sudiwinoto

Bu Rahma Hidana

Pak Suliaman


Bu Indah Rahayu Panglipur

Mbk Wara Bhakti Pratiwi

Mbk Indri Astuti

Pak Trubus





Bersama ketua jurusan matematika fmipa unej




nyantai-nyantai......



Yudisium










Depan gedung pasca


Jumat, 27 Agustus 2010

Prime Number problem (1)

Posted On 08.47 by Ikhsanul Halikin 0 komentar

Let a > b > c > d are natural numbers and ac + bd = (b + d + a – c) (b + d – a +c). prove that ab + cd isn’t prime number !

Solutuon :
to prove this problem we wiil use contradiction.
we have :
a > b its meaning (a-b) > 0
c > d its meaning (c-d) > 0
so, (a-b) (c-d) = (ac-ad-bc+bd) > 0 so that (ac+bd) > (ad + bc) ...........(2)
similarly, for a>d and b> c we get (ab+cd) > (ac + bd) .........(3)
from (2) and (3) we get : (ab+cd) > (ac + bd) > (ad + bc)
from problem :
ac + bd = (b + d + a – c) (b + d – a +c)
= b2+bd–ab+bc+bd+d2-ad+cd +ab+ad-a2+ac-bc-cd+ac-c2
= b2+2bd+d2-a2+2ac-c2
a2-ac+c2 = b2+bd+d2
see that :
(ab+cd) (ad+bc) = a2bd+ab2c+acd2+bc2d
= a2bd+ab2c+acd2+bc2d+ abcd-abcd
= bd ( a2-ac+c2) + ac ( b2+bd+d2)
= bd (b2+bd+d2) + ac ( b2+bd+d2) remember : a2-ac+c2 = b2+bd+d2
= (bd+ac) ( b2+bd+d2) .................(1)
Note: let p a prime number, and GCD (b,p)=1 then, if dp divisible by b so d also divisible by b.
proof :
GCD (b,p) = 1, so there are m,n є Z so that:
1 = mb+np
then if two sides we multiply by d, we get
d = mbd+npd
= mbd+nkb ( because pd divisible by b)
= (md+nk) b
so, d divisible by b.
by used this property we can prove that (ab+cd) isn’t prime number. suppose (ab+cd) is a prime. so, (ac+bd) and (ad+bc) relative prime to (ab+cd).
from (1) we know if (ab+cd)(ad+bc) divisible by (ac+bd). so (ac+bd) must devide (ad+bc). this is contradiction with (ac + bd) > (ad + bc) .
so, (ab+cd) isn’t prime number.

Senin, 19 Juli 2010

Matematika

Posted On 23.15 by Ikhsanul Halikin 4 komentar

Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά - mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola,[2][3] merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.[4]
Terdapat perselisihan tentang apakah objek-objek matematika seperti bilangan dan titik hadir secara alami, atau hanyalah buatan manusia. Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebut matematika sebagai "ilmu yang menggambarkan simpulan-simpulan yang penting".[5] Di pihak lain, Albert Einstein menyatakan bahwa "sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada kenyataan."[6]
Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika praktis telah menjadi kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis. Argumentasi kaku pertama muncul di dalam Matematika Yunani, terutama di dalam karya Euklides, Elemen. Matematika selalu berkembang, misalnya di Cina pada tahun 300 SM, di India pada tahun 100 M, dan di Arab pada tahun 800 M, hingga zaman Renaisans, ketika temuan baru matematika berinteraksi dengan penemuan ilmiah baru yang mengarah pada peningkatan yang cepat di dalam laju penemuan matematika yang berlanjut hingga kini.[7]
Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan. Para matematikawan juga bergulat di dalam matematika murni, atau matematika untuk perkembangan matematika itu sendiri, tanpa adanya penerapan di dalam pikiran, meskipun penerapan praktis yang menjadi latar munculnya matematika murni ternyata seringkali ditemukan terkemudian.[8]



Design by Ikhsanul Halikin